Langsung ke konten utama

Perayaan Agustus

40 Ribu Peserta Meriahkan Karnaval HUT RI di Lembang Bandung Barat


Yudha Maulana -

Karnaval menyambut kemerdekaan di Lembang, Kabupaten Bandung Barat. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)

Bandung Barat - Warga berkerumun di tepi Jalan Raya Lembang, Kabupaten Bandung Barat, mereka antusias menyaksikan karnaval yang diikuti 40 ribuan peserta pada Kamis (15/8/2019).

Rangkaian perayaan HUT ke-74 Republik Indonesia (RI) ini berlangsung meriah. Sebab peserta karnaval berasal dari berbagai penjuru Lembang, mulai dari anak-anak, murid SD, SMP, SMA/SMK hingga perwakilan 16 desa.

Baca juga: Ribuan Bendera Merah-Putih Berkibar di Gedung Perundingan Linggarjati

Tepat pukul 12.30 WIB, peserta iring-iringan mulai bergerak dari depan Polsek Lembang menuju Alun-alun Lembang. Mereka mengenakan aneka jenis kostum dan dekorasi unik yang berwarna-warni.

Warga yang berdesak-desakan untuk mendapatkan barisan paling depan dibuat kagum dengan hadirnya kapal bajak laut, tank baja, hanoman dan burung garuda raksasa yang melintas.

Baca juga: Mahasiswa yang Diamankan Terkait 4 Polisi Terbakar Jadi 17 Orang

Penampilan seni budaya 'sasapian' yang menjadi ciri khas Kabupaten Bandung Barat pun dipertontonkan. Tak jarang warga harus mundur ketika 'aktor' di balik sapi meloncat-loncat. 

Belum lagi dentuman suara meriam bambu yang membuat suasana semakin meriah. Para mojang Lembang pun ambil bagian dalam karnaval yang digelar menjelang perayaan HUT RI ini.

Saat itu, arus lalu lintas dari Bandung menuju Lembang dialihkan sementara ke Jalan Grand Hotel. Sebab peserta karnaval memadati ruas jalan provinsi tersebut.

Foto: Yudha Maulana

Wanti (29), salah seorang warga, sangat menantikan gelaran karnaval ini. "Saya pribadi suka melihat sasapian, karena itu ciri khas dari Bandung Barat. Mudah-mudahan acaranya bisa dikemas lebih baik lagi," ujarnya.

Camat Lembang Slamet Nugraha mengatakan acara bertujuan untuk meningkatkan kebersamaan masyarakat, khususnya warga Lembang menyambut HUT RI.

"Memang acara ini skupnya hanya kecamatan, tapi kemeriahannya melebihi kabupaten dan provinsi. Saya dapat data dari panitia, ada 40 ribu peserta yang ikut karnaval ini," ujar Slamet saat ditemui detikcom di sela-sela acara.

Foto: Yudha Maulana

Menurutnya tiap tahun selalu ada peningkatan jumlah peserta. "Kami gelar dua hari lebih awal, agar pada 17 Agustus nanti kami lebih khidmat dalam memperingati kemerdekaan," katanya.

Ajang ini juga dijadikan momentum untuk menyedot kunjungan wisatawan ke Lembang pasca erupsi Gunung Tangkuban Perahu. "Memang sejak meletus, aktivitas wisata di Lembang berkurang, tapi diharapkan keadaan bisa kembali lebih baik lagi," ka.

YD1JNI

Yachya Yusliha

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Profil Friedrich Silaban, Arsitek Masjid Istiqlal Penganut Kristen Protestan

Arsitek Friedrich Silaban yang merancang Masjid Istiqlal Jakarta. Foto: thejourney.home.co.id JAKARTA  -  Masjid Istiqlal  merupakan salah satu simbol Kemerdekaan RI. Namun uniknya, Masjid Istiqlal dirancang oleh  arsitek  penganut Kristen Protestan Friedrich Silaban.  Masjid Istiqlal dibangun setelah kemerdekaan. Para tokoh Islam berkumpul untuk mencetuskan ide mendirikan sebuah masjid. Mereka antara lain Wahid Hasyim, Agus Salim, Anwar Tjokroaminoto, dan berbagai elemen masyarakat. Baca juga:  Benteng Bastion Frederick Hendrik: Simbol Kolonial yang Diruntuhkan Bung Karno   Setahun kemudian, tepatnya 7 Desember 1954, dibentuklah yayasan yang difungsikan sebagai panitia pendirian masjid. Sebelumnya, telah disepakati nama istiqlal sebagai nama masjid, dimana dalam bahasa Arab memiliki arti Kemerdekaan. Masjid yang terletak di bekas Taman Wilhelmina, sisi Timur Lapangan Medan Merdeka yang di tengahnya berdiri Monumen Nasional (Monas), merupakan sala...

Longsor terjadi di enam titik kawasan Parongong, 

Longsor di kawasan Parongpong Bandung Barat. (Foto: Rachmadi Rasyad) Bandung Barat  - Longsor terjadi di enam titik kawasan Parongong, Kabupaten Bandung Barat, akibat hujan intensitas tinggi yang mengguyur sejak hari Jumat hingga Minggu. Lokasi longsor berada tersebar di lima RW yang masuk wilayah Desa Ciwaruga. Bencana longsor itu terjadi di RW 8, 5, 7, 20, dan 6. Pantauan di lokasi, Senin (17/12/2018), titik longsor paling parah melanda RW 7 karena mengakibatkan akses terputus. Saat ini, beberapa meter dari titik longsor telah dipasang pembatas yang menandakan bahwa jalan dilarang dilewati kendaraan. Uus (40), warga RT 1 RW 7, menuturkan longsor di RW 7 selain mengakibatkan akses jalan terputus, juga menghambat pasokan air bersih bagi warga karena saluran pipa air tertimbun oleh reruntuhan tanah. "Air warga desa terganggu karena pipa tertimbun," kata dia di lokasi. Uus menyebut petugas BPBD Kabupaten Bandung Barat pagi tadi telah meninjau langsung ke lokasi bencana. ...

Dianggap Menista Agama, 'Pernikahan Pria dengan Domba' Diadukan ke Polisi.

Video viral pria menikahi domba di Gresik. (Jemmi Purwodianto/detikJatim) Jakarta  -  Geger pernikahan seorang pria dengan domba di Gresik,  Jawa Timur . Pernikahan itu diadukan ke polisi. Video pria menikahi domba itu diunggah di YouTube 'rey toet tv' berjudul 'Viral! Pernikahan Pria Asal Gresik Menikahi Seekor Domba katanya Dapat Wangsit'. Pengunggah video menyebut pernikahan itu hanya demi konten. Namun sekelompok orang yang menamakan diri Wong Cerdas (WC) Gresik mendatangi Mapolres Gresik. Mereka mengadukan seluruh pihak terlibat 'pernikahan manusia dengan domba' ke polisi. Baca juga: Heboh Video Viral Pria Menikahi Domba di Gresik Pimpinan WC Gresik, Abdullah Syafii, mengatakan pernikahan dalam konten tersebut telah menistakan agama. Syafii juga menyebut proses pernikahan manusia dengan domba itu seolah-olah dilakukan secara Islam. "Silakan melakukan klarifikasi apa pun bentuknya, itu hak mereka. Meski konten belaka, kalau soal penistaan atau pelecehan...