Langsung ke konten utama

BPBD Bagikan Masker Bagi Warga Sukawana yang Terkena Abu Tangkuban Perahu

YD1JNI
Yachya Yusliha

Foto: Yudha Maulana


Bandung  - Warga di RW 12 Kampung Sukawana, Desa Karyawangi, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terdampak abu vulkanik Gunung Tangkuban Perahu.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB mencatat ada 649 jiwa yang terdampak di RW tersebut. BPBD pun membagikan 1.000 masker di wilayah tersebut.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD KBB Dicky Maulana mengatakan wilayah RT 01 yang paling terdampak karena lokasinya berbatasan langsung dengan wilayah perkebunan teh PTPN VIII.


"Memang tidak parah, hanya ada di dinding atau atap rumah saja (abunya menempel). Keluhan penyakit belum ada laporan yang masuk ke kami. Sebaran abu paling parah di wilayah perkebunan blok 17, 19, 22 dan 23," ujar Dicky saat ditemui di Sukawana, Kamis (15/8/2019).

Empat blok perkebunan tersebut lokasinya hanya berjarak kurang lebih empat kilometer dari Kawah Ratu Tangkuban Perahu. Para pemetik teh pun kerap kali pulang dengan pakaian berbalut abu.

Selain itu produksi teh pun menurun dari biasanya 1.8 ton kini hanya 1.1 ton perhari dari tiap blok tersebut. "Abu di empat blok itu tebal yang berpengaruh ke kualitas teh," katanya.

Menurutnya, abu vulkanik yang menyebar karena angin tersebut juga juga turut menyebabkan kendala bagi para peternak.

"Selain perkebunan, (yang terganggu) juga peternakan. Biasanya kemarau ke hutan mencari rumput. Sekarang hutannya penuh abu, terganggu mata pencaharian mereka," katanya.

Salah seorang warga, Aminah (62) mengaku pasca kejadian erupsi Tangkuban Perahu, sebagian warga mengalami batuk dan pilek.

Selain itu, sering tercium bau belerang yang berasal dari Kawah Ratu. "Warga ada yang pilek, batuk. Tapi aktivitas enggak keganggu, hanya aktivitas wisata juga sepi sejak erupsi," katanya.

Menurutnya sebaran abu yang paling parah terjadi pada 26 Juli 2019 lalu. "Saya berharap kondisi bisa kembali pulih lagi seperti biasa, karena kami selalu khawatir setiap malam," ujarnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Profil Friedrich Silaban, Arsitek Masjid Istiqlal Penganut Kristen Protestan

Arsitek Friedrich Silaban yang merancang Masjid Istiqlal Jakarta. Foto: thejourney.home.co.id JAKARTA  -  Masjid Istiqlal  merupakan salah satu simbol Kemerdekaan RI. Namun uniknya, Masjid Istiqlal dirancang oleh  arsitek  penganut Kristen Protestan Friedrich Silaban.  Masjid Istiqlal dibangun setelah kemerdekaan. Para tokoh Islam berkumpul untuk mencetuskan ide mendirikan sebuah masjid. Mereka antara lain Wahid Hasyim, Agus Salim, Anwar Tjokroaminoto, dan berbagai elemen masyarakat. Baca juga:  Benteng Bastion Frederick Hendrik: Simbol Kolonial yang Diruntuhkan Bung Karno   Setahun kemudian, tepatnya 7 Desember 1954, dibentuklah yayasan yang difungsikan sebagai panitia pendirian masjid. Sebelumnya, telah disepakati nama istiqlal sebagai nama masjid, dimana dalam bahasa Arab memiliki arti Kemerdekaan. Masjid yang terletak di bekas Taman Wilhelmina, sisi Timur Lapangan Medan Merdeka yang di tengahnya berdiri Monumen Nasional (Monas), merupakan sala...

Longsor terjadi di enam titik kawasan Parongong, 

Longsor di kawasan Parongpong Bandung Barat. (Foto: Rachmadi Rasyad) Bandung Barat  - Longsor terjadi di enam titik kawasan Parongong, Kabupaten Bandung Barat, akibat hujan intensitas tinggi yang mengguyur sejak hari Jumat hingga Minggu. Lokasi longsor berada tersebar di lima RW yang masuk wilayah Desa Ciwaruga. Bencana longsor itu terjadi di RW 8, 5, 7, 20, dan 6. Pantauan di lokasi, Senin (17/12/2018), titik longsor paling parah melanda RW 7 karena mengakibatkan akses terputus. Saat ini, beberapa meter dari titik longsor telah dipasang pembatas yang menandakan bahwa jalan dilarang dilewati kendaraan. Uus (40), warga RT 1 RW 7, menuturkan longsor di RW 7 selain mengakibatkan akses jalan terputus, juga menghambat pasokan air bersih bagi warga karena saluran pipa air tertimbun oleh reruntuhan tanah. "Air warga desa terganggu karena pipa tertimbun," kata dia di lokasi. Uus menyebut petugas BPBD Kabupaten Bandung Barat pagi tadi telah meninjau langsung ke lokasi bencana. ...

Dianggap Menista Agama, 'Pernikahan Pria dengan Domba' Diadukan ke Polisi.

Video viral pria menikahi domba di Gresik. (Jemmi Purwodianto/detikJatim) Jakarta  -  Geger pernikahan seorang pria dengan domba di Gresik,  Jawa Timur . Pernikahan itu diadukan ke polisi. Video pria menikahi domba itu diunggah di YouTube 'rey toet tv' berjudul 'Viral! Pernikahan Pria Asal Gresik Menikahi Seekor Domba katanya Dapat Wangsit'. Pengunggah video menyebut pernikahan itu hanya demi konten. Namun sekelompok orang yang menamakan diri Wong Cerdas (WC) Gresik mendatangi Mapolres Gresik. Mereka mengadukan seluruh pihak terlibat 'pernikahan manusia dengan domba' ke polisi. Baca juga: Heboh Video Viral Pria Menikahi Domba di Gresik Pimpinan WC Gresik, Abdullah Syafii, mengatakan pernikahan dalam konten tersebut telah menistakan agama. Syafii juga menyebut proses pernikahan manusia dengan domba itu seolah-olah dilakukan secara Islam. "Silakan melakukan klarifikasi apa pun bentuknya, itu hak mereka. Meski konten belaka, kalau soal penistaan atau pelecehan...