Langsung ke konten utama

Ridwan Kamil Janji Temui Demonstran Pelajar-Mahasiswa


Sejumlah mahasiswa dan pelajar menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate. (Foto: Mochamad Solehudin/detikcom)

Aksi demonstrasi yang diikuti oleh sejumlah mahasiswa dan pelajar di depan Gedung Sate, Kota Bandung, sempat memanas. Para peserta aksi mencoba menerobos pagar demi bertemu dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Agenda demonstran ini menolak UU KPK baru dan menuntut dibatalkannya RUU KUHP yang dinilai penuh pasal kontroversi. Pantauan di lapangan, Jumat (27/9/2019) sekitar pukul 19.19 WIB, para peserta aksi mulai mencoba untuk menerobos pagar Gedung Sate. Beberapa peserta aksi bahkan menaiki pagar dan menanyakan keberadaan gubernur. "Buka buka buka pintunya, buka pintunya sekarang juga," kata para peserta aksi.

Pihak keamanan langsung bersiaga untuk menjaga keamanan. Polisi berseragam lengkap dengan tameng sudah bersiap untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Polisi lainnya, melalui pengeras suara, meminta peserta aksi untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Mereka diimbau untuk menyalurkan aspirasinya sesuai dengan aturan yang berlaku.

Baca juga: Mahasiswa-Pelajar Minta Ridwan Kamil Bersuara: Jangan Fokus Medsos

Imbauan itu tidak diindahkan kelompok demonstran. Mereka justru menuntut agar Ridwan Kamil menemui massa dan mendengarkan secara langsung aspirasi yang disuarakan.

"Mana Ridwan Kamil situasi genting, dari tadi siang kami menunggu," ucap seorang mahasiswa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dianggap Menista Agama, 'Pernikahan Pria dengan Domba' Diadukan ke Polisi.

Video viral pria menikahi domba di Gresik. (Jemmi Purwodianto/detikJatim) Jakarta  -  Geger pernikahan seorang pria dengan domba di Gresik,  Jawa Timur . Pernikahan itu diadukan ke polisi. Video pria menikahi domba itu diunggah di YouTube 'rey toet tv' berjudul 'Viral! Pernikahan Pria Asal Gresik Menikahi Seekor Domba katanya Dapat Wangsit'. Pengunggah video menyebut pernikahan itu hanya demi konten. Namun sekelompok orang yang menamakan diri Wong Cerdas (WC) Gresik mendatangi Mapolres Gresik. Mereka mengadukan seluruh pihak terlibat 'pernikahan manusia dengan domba' ke polisi. Baca juga: Heboh Video Viral Pria Menikahi Domba di Gresik Pimpinan WC Gresik, Abdullah Syafii, mengatakan pernikahan dalam konten tersebut telah menistakan agama. Syafii juga menyebut proses pernikahan manusia dengan domba itu seolah-olah dilakukan secara Islam. "Silakan melakukan klarifikasi apa pun bentuknya, itu hak mereka. Meski konten belaka, kalau soal penistaan atau pelecehan...

Kadivpas Klaim Tak Ada Lagi Renov Sel di Lapas Sukamiskin

Jumat 14 Desember 2018, 20:30WIB Dony Indra Ramadhan  - detikNews Ilustrasi sel mewah Lapas Sukamiskin (Foto: Kloset duduk di sel Setya Novanto di Lapas Sukamiskin (dok Ombudsman) Bandung  - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Kantor Wilayah (Kanwil) Jabar mengklaim Lapas Sukamiskin saat ini bersih dari bisnis ilegal renovasi sel ratusan juta rupiah. Pengawasan ekstra dilakukan guna mencegah praktik itu muncul. Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kemenkum HAM Jabar Krismono mengatakan dirinya memang sempat mendengar praktik itu terjadi di lapas khusus koruptor tersebut. Namun, dia memastikan saat ini sudah tak ada lagi hal serupa.  "Kalau kabar burung (renov sel) saya pernah dengar, cuma sekarang ini sudah tidak ada lagi model seperti itu," ucap Krismono kepada  detikcom , Jumat (14/12/2018). Krismono mengatakan bersihnya praktik tersebut dibuktikan juga dengan pencanangan zona integritas di Lapas Sukamiskin. Saat ini, kata dia, lapas tersebut tengah ...

Bejat, Kakek di Bandung Cabuli Anak Tirinya yang ABK

Foto: Dony Indra Ramadhan Bandung  - Bejat kelakuan kakek di Bandung ini. YS (62) tega mencabuli dan menyetubuhi anak tirinya. Mirisnya, korban nafsunya itu seorang anak berkebutuhan khusus.  YS menyetubuhi anaknya itu sebanyak dua kali. Seluruh aksinya dilakukan di kediaman mereka di kawasan Hegarmanah, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung.  "Tersangka ini melakukan pencabulan terhadap anak tirinya yang mana merupakan anak kandung dari istrinya," ucap Kasatresrkim Polrestabes Bandung AKBP M Rifai di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Minggu (25/8/2019).  Rifai mengatakan YS sudah dua kali melakukan perbuatan tak senonohnya itu kepada anaknya. Awal perbuatannya dilakukan pada tahun 2012 silam.  "Setelah kita melakukan penyelidikan, ternyata sudah dari 2012 yang pertama. Nah yang terakhir bulan Juli 2019," katanya.  Rifai menuturkan YS diduga memanfaatkan situasi. Sebab korban yang kini sudah berusia 27 tahun itu memang merupakan anak berke...