Langsung ke konten utama

MUI Jabar Ajak Masyarakat Salat Idul Fitri di Rumah


Wisma Putra - detikNews
Selasa, 19 Mei 2020 15:36 WIB
Ketua MUI Jabar Rachmat Syafei 
Ketua MUI Jabar Rachmat Syafe'i (Foto: Wisma Putra/detikcom)
Bandung - 

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat mengajak masyarakat untuk melaksanakan salat Idul Fitri tahun ini di rumah. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus COVID-19.

"Sebaiknya di rumah saja, mengapa kami katakan sebaiknya di rumah saja, yang terkendali dan tidak terkendali ini masih kemungkinan (kondisi wabah COVID-19) menjaga yang sudah terkendali," kata Ketua MUI Jabar Rachmat Syafe'i dalam konferensi pers uang digelar di Kantor MUI Jabar Jalan Ciliwung Kota Bandung, Selasa (19/5/2020).

Ia menjelaskan bahwa menolak kesulitan itu dianjurkan oleh agama. "Oleh karena itu salat di rumah lebih baik," ucap Rachmat.

Bila wilayahnya tidak terkendali berkaitan kasus penyebaran COVID-19, menurut Rachmat, masyarakat harus melaksanakan salat id di rumah. "Karena jelas-jelas tidak terkendali, kemungkinan besar itu akan mempercepat atau tidak mengurangi corona itu sendiri," tuturnya.

Selain itu, ia mengingatkan kepada masyarakat untuk merayakan Idul Fitri secara sederhana. "Kami imbau kepada masyarakat agar dalam merayakan Idul Fitri ini dilakukan secara sederhana, khusyuk dan penuh syukur serta melakukan muhasabah (introspeksi diri) dengan tidak mengurangi syiar Idul Fitri itu sendiri," ujar Rachmat.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Profil Friedrich Silaban, Arsitek Masjid Istiqlal Penganut Kristen Protestan

Arsitek Friedrich Silaban yang merancang Masjid Istiqlal Jakarta. Foto: thejourney.home.co.id JAKARTA  -  Masjid Istiqlal  merupakan salah satu simbol Kemerdekaan RI. Namun uniknya, Masjid Istiqlal dirancang oleh  arsitek  penganut Kristen Protestan Friedrich Silaban.  Masjid Istiqlal dibangun setelah kemerdekaan. Para tokoh Islam berkumpul untuk mencetuskan ide mendirikan sebuah masjid. Mereka antara lain Wahid Hasyim, Agus Salim, Anwar Tjokroaminoto, dan berbagai elemen masyarakat. Baca juga:  Benteng Bastion Frederick Hendrik: Simbol Kolonial yang Diruntuhkan Bung Karno   Setahun kemudian, tepatnya 7 Desember 1954, dibentuklah yayasan yang difungsikan sebagai panitia pendirian masjid. Sebelumnya, telah disepakati nama istiqlal sebagai nama masjid, dimana dalam bahasa Arab memiliki arti Kemerdekaan. Masjid yang terletak di bekas Taman Wilhelmina, sisi Timur Lapangan Medan Merdeka yang di tengahnya berdiri Monumen Nasional (Monas), merupakan sala...

Longsor terjadi di enam titik kawasan Parongong, 

Longsor di kawasan Parongpong Bandung Barat. (Foto: Rachmadi Rasyad) Bandung Barat  - Longsor terjadi di enam titik kawasan Parongong, Kabupaten Bandung Barat, akibat hujan intensitas tinggi yang mengguyur sejak hari Jumat hingga Minggu. Lokasi longsor berada tersebar di lima RW yang masuk wilayah Desa Ciwaruga. Bencana longsor itu terjadi di RW 8, 5, 7, 20, dan 6. Pantauan di lokasi, Senin (17/12/2018), titik longsor paling parah melanda RW 7 karena mengakibatkan akses terputus. Saat ini, beberapa meter dari titik longsor telah dipasang pembatas yang menandakan bahwa jalan dilarang dilewati kendaraan. Uus (40), warga RT 1 RW 7, menuturkan longsor di RW 7 selain mengakibatkan akses jalan terputus, juga menghambat pasokan air bersih bagi warga karena saluran pipa air tertimbun oleh reruntuhan tanah. "Air warga desa terganggu karena pipa tertimbun," kata dia di lokasi. Uus menyebut petugas BPBD Kabupaten Bandung Barat pagi tadi telah meninjau langsung ke lokasi bencana. ...

Dianggap Menista Agama, 'Pernikahan Pria dengan Domba' Diadukan ke Polisi.

Video viral pria menikahi domba di Gresik. (Jemmi Purwodianto/detikJatim) Jakarta  -  Geger pernikahan seorang pria dengan domba di Gresik,  Jawa Timur . Pernikahan itu diadukan ke polisi. Video pria menikahi domba itu diunggah di YouTube 'rey toet tv' berjudul 'Viral! Pernikahan Pria Asal Gresik Menikahi Seekor Domba katanya Dapat Wangsit'. Pengunggah video menyebut pernikahan itu hanya demi konten. Namun sekelompok orang yang menamakan diri Wong Cerdas (WC) Gresik mendatangi Mapolres Gresik. Mereka mengadukan seluruh pihak terlibat 'pernikahan manusia dengan domba' ke polisi. Baca juga: Heboh Video Viral Pria Menikahi Domba di Gresik Pimpinan WC Gresik, Abdullah Syafii, mengatakan pernikahan dalam konten tersebut telah menistakan agama. Syafii juga menyebut proses pernikahan manusia dengan domba itu seolah-olah dilakukan secara Islam. "Silakan melakukan klarifikasi apa pun bentuknya, itu hak mereka. Meski konten belaka, kalau soal penistaan atau pelecehan...