Langsung ke konten utama

14 Mahasiswa Ditangkap BNN Saat Gerebek Kampus FIB USU Akan Diskors


Datuk Haris Molana - detikNews
Selasa, 12 Okt 2021 01:45 WIB
Konferensi pers kasus narkoba di FIB USU (Foto: Datuk Haris Molana-detikcom)

Jakarta - Universitas Sumatera Utara (USU) mengambil langkah tegas terhadap 14 mahasiswa aktif yang ditangkap BNN saat penggerebekan narkoba di Kampus FIB. Pihak USU bakal menskors para mahasiswa yang terlibat selama 6 bulan.
"Kepada mahasiswa yang aktif (14 orang) dan dinyatakan sebagai pengguna akan direhabilitasi. Setelah mahasiswa menjalani rehabilitasi, maka mahasiswa tersebut dan orangtuanya akan diminta datang ke fakultas untuk menandatangani surat perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi," kata Humas, Protokoler dan Promosi USU, Amalia Meutia, kepada wartawan, Senin (11/10/2021).

Amelia mengatakan jika mahasiswa itu melanggar janjinya, maka akan keluarkan dari kampus.


"Jika yang bersangkutan melanggar perjanjian yang dibuat, maka akan di-DO (drop out) oleh pihak Universitas. Pada saat perjanjian itu dibuat, sekaligus diberikan surat skorsing selama 6 bulan kepada mahasiswa yang bersangkutan," ucap Amalia.

Baca juga:
Penjelasan USU Terkait Kampus FIB Digerebek BNN karena Narkoba
Untuk diketahui, penggerebekan di Kampus FIB USU dilakukan pada Sabtu (9/10) malam. Saat digerebek ada 47 orang berada di lokasi.

Setelah dites urine, 31 di antaranya positif ganja, sedangkan 16 orang lainnya negatif.

"Jadi saat razia, kami menemukan 47 orang di TKP, kami tes urine, 31 positif menggunakan ganja. Sedangkan yang 16 negatif tidak kami bawa ke kantor," sebut Kepala BNNP Sumut, Toga Panjaitan.

Kemudian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti ganja. Barang haram itu disebut diketahui milik salah satu orang yang diamankan berinisial JHS. JHS disebut mendapat ganja dari wanita berinisial D. Wanita ini pun lalu ditangkap petugas.

"Kami kejar, hari Minggu, kami tangkap D bersama teman lakinya FAY, di Jalan Cemara Ujung," ucap Toga.

Toga menyebut JHS, D serta FAY dijerat sebagai pengedar. Sebanyak 30 orang lainnya yang ditangkap dari Kampus FIB diduga merupakan penyalahgunaan narkoba. Dari 30 itu, 14 di antaranya mahasiswa USU. Mereka nantinya bakal direhabilitasi.

Baca juga:
Pengakuan Pengedar Wanita Jual Ganja di Kampus FIB USU Demi Biaya Kuliah




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bejat, Kakek di Bandung Cabuli Anak Tirinya yang ABK

Foto: Dony Indra Ramadhan Bandung  - Bejat kelakuan kakek di Bandung ini. YS (62) tega mencabuli dan menyetubuhi anak tirinya. Mirisnya, korban nafsunya itu seorang anak berkebutuhan khusus.  YS menyetubuhi anaknya itu sebanyak dua kali. Seluruh aksinya dilakukan di kediaman mereka di kawasan Hegarmanah, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung.  "Tersangka ini melakukan pencabulan terhadap anak tirinya yang mana merupakan anak kandung dari istrinya," ucap Kasatresrkim Polrestabes Bandung AKBP M Rifai di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Minggu (25/8/2019).  Rifai mengatakan YS sudah dua kali melakukan perbuatan tak senonohnya itu kepada anaknya. Awal perbuatannya dilakukan pada tahun 2012 silam.  "Setelah kita melakukan penyelidikan, ternyata sudah dari 2012 yang pertama. Nah yang terakhir bulan Juli 2019," katanya.  Rifai menuturkan YS diduga memanfaatkan situasi. Sebab korban yang kini sudah berusia 27 tahun itu memang merupakan anak berke...

Dianggap Menista Agama, 'Pernikahan Pria dengan Domba' Diadukan ke Polisi.

Video viral pria menikahi domba di Gresik. (Jemmi Purwodianto/detikJatim) Jakarta  -  Geger pernikahan seorang pria dengan domba di Gresik,  Jawa Timur . Pernikahan itu diadukan ke polisi. Video pria menikahi domba itu diunggah di YouTube 'rey toet tv' berjudul 'Viral! Pernikahan Pria Asal Gresik Menikahi Seekor Domba katanya Dapat Wangsit'. Pengunggah video menyebut pernikahan itu hanya demi konten. Namun sekelompok orang yang menamakan diri Wong Cerdas (WC) Gresik mendatangi Mapolres Gresik. Mereka mengadukan seluruh pihak terlibat 'pernikahan manusia dengan domba' ke polisi. Baca juga: Heboh Video Viral Pria Menikahi Domba di Gresik Pimpinan WC Gresik, Abdullah Syafii, mengatakan pernikahan dalam konten tersebut telah menistakan agama. Syafii juga menyebut proses pernikahan manusia dengan domba itu seolah-olah dilakukan secara Islam. "Silakan melakukan klarifikasi apa pun bentuknya, itu hak mereka. Meski konten belaka, kalau soal penistaan atau pelecehan...

Profil Bripda Nindy, Polwan Cantik Polda Metro Jaya yang Jago Menyanyi

Bripda Nindya Pratiwi. Foto/Istimewa  - Bripda Nindy memiliki nama lengkap Bripda Nindya Pratiwi.  Polisi wanita  yang sekarang bertugas di Direktorat Lalu Lintas  Polda Metro Jaya ini mulai dikenal publik karena suara merdunya dan berperawakan cantik. Apalagi setelah unggahan videonya yang menyanyikan lagu Salahkah Aku Terlalu Mencintaimu milik duo group Ratu mendapatkan banyak pujian dari netizen. Selain memiliki suara yang bagus, Bripda Nindy hobi bernyanyi serta jago bermain gitar karena dipengaruhi ayahnya.  Baca juga:  Profil Polwan Cantik Bripda Ricca, Anggota Polantas Polda Metro yang Banyak Prestasi di Dunia Modeling   Bahkan, Nindy menjadi polisi wanita juga karena terinspirasi dari ayahnya yang menjadi reserse. Nindy tergabung dalam grup musik polisi Cakra Metro Band sebagai vokalis. Untuk tergabung dalam grup ini tidak mudah karena harus melewati seleksi terlebih dahulu.  Grup Cakra Metro Band juga sering memberikan sosialisasi lalu li...