Sabtu, 21 Mei 2022 - 16:02 WIB

Mantan Menko Ekui era Presiden Soeharto, Ginandjar Kartasasmita mengatakan bahwa Reformasi bukan sebuah foto melainkan sebuah film yang memiliki sebuah proses. Foto/MPI
JAKARTA - Mantan Menteri Koordinator Ekonomi, Keuangan, dan Industri (Menko Ekui) era Presiden Soeharto, Ginandjar Kartasasmita mengatakan bahwa Reformasi bukan sebuah foto melainkan sebuah film yang memiliki sebuah proses.
Hal itu disampaikan Ginandjar saat berbicara sebagai keynote speaker dalam acara Peringatan dan Refleksi 24 Tahun Reformasi dengan tema 'Reformasi dan Jalan Keluar Krisis' di Bimasena Club, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (21/5/2022). Baca juga: Unik! Massa Demo Peringatan 24 Tahun Reformasi Nyanyikan Lagu Buruh Tani versi Koplo
"Reformasi itu bukan sebuah foto tapi ini adalah sebuah film yang prosesnya jauh panjang ke belakang," ujar Ginandjar.
Ginandjar pun menggarisbawahi bahwa 21 Mei bukan awal Reformasi. Sebab, Reformasi dimulai sejak beberapa waktu sebelumnya.
"Saya ingin juga menggarisbawahi 21 Mei itu bukan awal Reformasi tapi milestone karena Reformasi dimulai sejak beberapa waktu sebelumnya ada Cak Nur, ada Prof Aimil berikut proses panjang sampai terjadinya alih pemerintahan dari Pak Soeharto ke Pak Habibie itu prosesnya panjang," jelasnya.
Ginandjar mengklaim bahwa proses alih pemerintahan Presiden Soeharto ke BJ Habibie diawali gerakan dari Kabinet Pembangunan era Soeharto yang salah satunya dirinya. Baca juga: 24 Tahun Reformasi, Puan Kenang Kesibukan di Dapur Umum untuk Konsumsi Aktivis
"Triggernya mungkin kami, kami yang mentrigger (Reformasi)," tuturnya.
Hal itu disampaikan Ginandjar saat berbicara sebagai keynote speaker dalam acara Peringatan dan Refleksi 24 Tahun Reformasi dengan tema 'Reformasi dan Jalan Keluar Krisis' di Bimasena Club, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (21/5/2022). Baca juga: Unik! Massa Demo Peringatan 24 Tahun Reformasi Nyanyikan Lagu Buruh Tani versi Koplo
"Reformasi itu bukan sebuah foto tapi ini adalah sebuah film yang prosesnya jauh panjang ke belakang," ujar Ginandjar.
Ginandjar pun menggarisbawahi bahwa 21 Mei bukan awal Reformasi. Sebab, Reformasi dimulai sejak beberapa waktu sebelumnya.
"Saya ingin juga menggarisbawahi 21 Mei itu bukan awal Reformasi tapi milestone karena Reformasi dimulai sejak beberapa waktu sebelumnya ada Cak Nur, ada Prof Aimil berikut proses panjang sampai terjadinya alih pemerintahan dari Pak Soeharto ke Pak Habibie itu prosesnya panjang," jelasnya.
Ginandjar mengklaim bahwa proses alih pemerintahan Presiden Soeharto ke BJ Habibie diawali gerakan dari Kabinet Pembangunan era Soeharto yang salah satunya dirinya. Baca juga: 24 Tahun Reformasi, Puan Kenang Kesibukan di Dapur Umum untuk Konsumsi Aktivis
"Triggernya mungkin kami, kami yang mentrigger (Reformasi)," tuturnya.
(kri)
Komentar
Posting Komentar